Kamis, 10 Juli 2014

Tulisan : Contoh Proposal Ilmiah



PROPOSAL PENELITIAN ILMIAH

A.    JUDUL PENELITIAN
Pengaruh Nilai Tukar Rupiah Dan Suku Bunga Riil Terhadap Cadangan Primer Dan Kredit Untuk Nasabah Bank Mandiri.
B.     PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Permasalahan yang dihadapi ekonomi dunia dewasa ini semakin pelik. Melambatnya pertumbuhan ekonomi global sebagai dampak peningkatan komunitas dunia terutama harga minyak dan pangan, diperparah lagi dengan krisis keuangan yang melanda Amerika Serikat yang mengakibatkan luluhnya industri keuangan global. Krisis ini menyebabkan terjadinya peningkatan inflasi di beberapa negara, yang akan diikuti oleh kenaikan suku bunga, dan gejolak nilai tukar. Mengingat sistem keuangan suatu negara tidak dapat berdiri sendiri, melainkan saling terkait dan terintegrasi dengan sistem keuangan di negara lain secara global, maka guncangan keuangan global ini akan menjadi batu ujian pada kekuatan perekonomian nasional ke depan. Hal ini mendorong penulis untuk meneliti fenomena tersebut melalui tesis yang bertitel “Pengaruh Nilai Tukar Rupiah Dan Suku Bunga Riil Terhadap Cadangan Primer Dan Kredit Untuk Nasabah Bank Mandiri”.



Gambar 1.1  




                         Latar Belakang Penelitian
                                                         
Literatur empiris yang menguji dampak inflasi terhadap pertumbuhan dan kualitas kredit perbankan domestik pernah dilakukan oleh Bank Indonesia (2008). Hasil pengujian menunjukkan bahwa inflasi secara signifikan mempengaruhi pertumbuhan dan kualitas kredit (NPL). Namun, pengaruh inflasi tersebut bersifat tidak langsung karena ditransmisikan melalui pertumbuhan ekonomi dengan proxi Industrial Production Index (IPI). Selanjutnya dengan memasukkan perrkiraan angka IPI, BI rate, nilai tukar dan oil price ke depan, hasil simulasi memperlihatkan bahwa setiap kenaikkan inflasi sebesar 1% akan menurunkan pertumbuhan kredit sebesar 0,12% dan meningkatkan NPL sekitar 0,02%. Sementara itu, Perry Wardjiyo (2006) dan dalam papernya Stabilitas Sistem Perbankan Dan Kebijakan Moneter: Keterkaitan Dan Perkembangannya Di Indonesia, menyatakan bahwa eratnya keterkaitan antara kondisi kesehatan dan stabilitas perbankan dengan kebijakan moneter melalui kebijakan suku bunga, perubahan inflasi dan kurs rupiah.

Perumusan Masalah
Dalam penelitian inipenulis mencoba merumuskan persoalan dalam bentuk pertanyaan:
1.        Bagaimanakah pengaruh nilai tukar rupiah terhadap USD,GBP, dan JPY terhadap cadangan primer Bank Mandiri?
2.      Bagaimanakah pengaruh suku bunga riil Indonesia, Amerika Serikat, Inggrism dan Jepang terhadap cadangan primer Bank Mandiri?
3.      Bagaimanakah pengaruh nilai tukar rupiah terhadap USD,GBP, dan JPY terhadap kredit untuk nasabah Bank Mandiri?
4.      Bagaimanakah pengaruh suku bunga riil Indonesia, Amerika Serikat, Inggrism dan Jepang terhadap kredit untuk nasabah Bank Mandiri?

Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk :
1.      Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh nilai tukar rupiah terhadap USD,GBP, dan JPY terhadap cadanagn primer Bank Mandiri.
2.      Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh suku bunga riil Indonesia, Amerika Serikat, Inggris dan Jepang terhadap cadangan primer Bank Mandiri.
3.      Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh nilai tukar rupiah terhadap USD,GBP, dan JPY terhadap kredit untuk nasabah Bank Mandiri.
4.      Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh suku bunga riil Indonesia, Amerika Serikat, Inggris dan Jepang terhadap kredit untuk nasabah Bank Mandiri.

Kegunaan Penelitian
Penelitian yang penulis lakukan ini mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi penulis sendiri, maupun bagi para pembaca atau pihal-pihak lain yang berkepentingan .
1.      Manfaat akademis
Penelitian ini erat hubungannya dengan mata kuliah Manajemen Dana Bank, Manajemen Perkreditan, Keuangan Internasional, Institusi Depositori, dan Pasar Modal, sehingga dengan melakukan penelitian ini diharapkan penulis dan semau pihak yang berkepentingan dapat lebih memahaminya.
2.      Manfaat dalam implementasi atau praktek.
Penelitian ini memfokuskan kepada Bank Mandiri sebagai objek penelitian, sehingga diharapkan para pengambil kebijakan dalam Bank Mandiri maupun pihak-pihak lain yang berkepentingan dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai bahan prtimbangan dalam pengambilan keputusan.

Batasan Masalah
Mengingat begitu luasnya ruang lingkup pada penelitian ini, maka penulis membatasi permasalahn tersebut pada:
1.      Mengingat banyaknya jumlah bank yang ada di Indonesia, maka penulis dalam penelitian ini hanya mengambil aktiva pada Bank Mandiri sebagai bahan penelitian.
2.      Aktiva suatu bank terdiri dari beberapa pos, sehingga penulis akan mengelompokan pos-pos pada aktiva tersebut berdasarkan skalaprioritas  penggunaan dana, yaitu:
a.       Cadangan primer: terdiri dari Kas, penempatan pada Bank Indonesia, giro pada bank lain, dan penempatan pada lain.
b.      Cadanagn sekunder: terdiri dari surat berharga yang dimiliki, dan obligasi pemerintah
c.       Kredit untuk nasbah: terdiri dari kredit yang diberikan
d.      Investasi untuk pendapatan : terdiri daripenyertaan
Dalam penelitian ini penulis hanya memfokuskan pembahasan pada cadangan primer dan kredit untuk nasabah.
3.      Sesuatu hal yang tidak mungkin penulis lakukan untuk memasukan semua data  suki bunga, inflasi,  dan kurs rupiah terrhadap semua negara, maka dalam penelitian ini penulis membatasinya dengan menggunakan data suku bunga, inflasi, kurs rupiah terhadap Amerika Serikat, Inggris dan Jepang.
4.      Data penelitian yang digunakan  adalah data per-triwulan dari tahun 2000 sampai dengan tahun 2008, diawali dari triwulan IV tahun 2000 sampai dengan triwulan II tahun 2008.
5.      Data yang diteliti seliruhnya merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan bulan , triwulan, dan tahunan Bank Indonesia. Data yang dikumpulkan berupa data runtun waktu(time series).
6.      Alat bantu yang digunakan untuk menganalisa data statistic agar da[at diolah, ditampilkan, dan dimanipulasi sehingga dapat menyampaikan suatu informasi  dalam penelitian ini menggunakan perantilunak atau software SPSS dan EView.

C.    TINJAUAN  PUSTAKA
NERACA BANK
Penulis mengutip dari suplemen kuliah Institusi Depositori dan Pasar Modal oleh Soedijono yang menguraikan bahwa untul memenuhi ketentuan hukum, sarana pengambilan keputusan manejerial, dan sarana kegiatan perencanaan dan pengawasan, semua badan usaha menyelenggarakan system akutansi yang mengahasilkan laporan keuangan, minima;l terdiri dari neraca dan laporan rugi laba. Neraca sebuah bank dapat dibagi menjadi dua yaitu aktiva dan passiva. Selanjutnya passive sebuah bank terdiri dari utang dan modal.



Inflasi dan Kurs
Beberapa pengertian inflasi yang penulis kutip dari berbagai sumber, diantaranya adalah:
1.      Menurut artikel Pengertian Inflasi, Stagnasi Dan Stagflasi Serta Dampak Sosial Inflasi Dari Organisasi.Org, Inflasi adalah suatu keadaan dimana barang-barang secara umum mengalami kenaikkan dan berlangsung dalam waktu yang lama dan terus-menerus.
2.      Menurut Wikipedia, inflation is a rise in general level of prices of goods and service in an economy over a period of time.
3.      Menurut Investopedia, the rate at which the general level of prices for goods and services is rising, and, subsequently, purchasing power is falling.
Bank Indonesia Dan Inflasi serta Kurs Rupiah
Sesuai dengan UU no 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia sebagaiman telah diubah dengan UU no 3 Tahun 2004 tujuan Bank Indonesia adalah mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah (pasal 7). Amanat ini memberikan kejelasan peran bank sentral dalam perekonomian sehingga dalam pelaksanaan tugasnya Bank Indonesia dapat lebih fokus dalam pencapaian “Single objective”-nya.
Kestabilan nilai rupiah tercermin dari tingkat inflasi dan nilai tukar yang terjadi. Tingkat inflasi tercermin dari naiknya harga barang-barang secara otentik. Faktor-faktor yang mempengaruhi inflasi dapat dibagi menjadi 2, yaitu tekanan inflasi yang berasal dari sisi permintaan dan dari sisi penawaran. Dalam hal ini, BI hanya memiliki kemampuan untuk mempengaruhi tekanan inflasi yang berasal dari sisi permintaan. Karena itu, untuk mencapaidan menjaga tingkat inflasi yang rendah dan stabil, diperlukan adanya kerjasama dan komitmen dari pelaku ekonomi, baik pemerintah maupun swasta.

Suku Bunga
Beberapa penegertian tentang suku bunga, diantaranya adalah:
1.      Menurut Djaslim Saladin, Konsep Dasar Ekonomi dan Lembaga, menguraikan pendapat David Ricardo yang berpendapat bunga adalah jika memang banyak yang dapat dilakukan denagn menggunakannya, banyak pula yang diberikan dengan menggunakannya. Sedangkan Bohm Bawaer menganggap bahwa bunga riil itu timbul karena orang lebih menyukai barang dimasa mendatang. Bunga ditentukan oleh penyediaan dan permintaan akan dana yang dipinjam.
2.      Menurut Manuharawati dan Rudianto Artiono dalam Matematika Keuangan, bunga adalah suatu jasa yang berbentuk uang yang diberikan seorang peminjam atau pembeli terhadap orang yang meminjamkan modal atau penjual atas persetujuan bersama.
3.      Menurut M. Farid. M dalam tesisnya menguraikan bahwa dalam interior ekonomi, yang dimaksud dengan suku bunga adalah ” harga” yang terjadi dipasar uang dan modal. Harga disini adalah harga dari penggunaan uang untuk jangka waktu yang ditentukan bersama
4.      Menurut Nopirin dalam bukunya pengantar ilmu ekonomi makro-mikro menguraikan bahwa dalam pengertian sempit, kaum klasik, berpendapat bahwa suku bunga merupakan hasil interaksi antara tabungan dan investasi. Definisi kaum klasik tersebut hanya mencangkup aktivitas fiscal. Berbeda dengan pengertian suku bunga yang dikemukakan oleh John Maynard Keynes, bahwa suku bunga ditentukan oleh penawaran dan permintaan terhadap uang.

D.    PERUMUSAN  HIPOTESA
Berdasarkan tinjauan pustaka atau kerangka pemikiran diatas, maka penulis mencoba untuk  merumuskan hipotesis yang akan diuji kebenarannya, apakah hasil penelitian mencoba akan menerima atau menolak hipotesis tersebut, sebagai berikut :
H01: Tidak ada pengaruh nilai tukar rupiah terhadap USD, GBP dan JPY terhadap cadangan primer Bank Mandiri
H02: Tidak ada pengaruh suku bunga riil Indonesia, Amerika Serikat, Inggris dan Jepang terhadap cadangan primer Bank Mandiri
H03: Tidak ada pengaruh nilai tukar rupiah terhadap USD, GBP dan JPY terhadap kredit untuk nasabah Bank Mandiri.
H04: Tidak ada pengaruh suku bunga riil Indonesia, Amerika Serikat, Inggris dan Jepang terhadap kredit untuk nasabah Bank Mandiri.


E.     METODE  PENELITIAN
Data Penelitian
1.      Sumber Data
Data yang diteliti diperoleh dari Laporan Tahunan Bank Indonesia (LTBI), laporan data laporan triwulan Perkembangan Ekonomi Keuangan dan Kerjasama Internasional (PEKKI) Bank Indonesia,dan laporan keuangan Publikasi Triwulan Neraca PT. BANK MANDIRI(PERSERO),TBK.
2.      Jenis Data
a.       Aktiva Bank Mandiri
Pos-pos pada aktiva Bank Mandiri merupakan variabel trikat dan dikelompokan berdasarkan skala prioritas penggunaan dana, yaitu:
1.      Cadangan primer: terdiri dari Kas, penempatan pada Bank Indonesia, giro pada bank lain, dan penempatan pada lain.
2.      Cadanagn sekunder: terdiri dari surat berharga yang dimiliki, dan obligasi pemerintah
3.      Kredit untuk nasbah: terdiri dari kredit yang diberikan
4.      Investasi untuk pendapatan : terdiri daripenyertaan
Dalam penelitian ini penulis hanya memfokuskan pembahasan pada cadangan primer dan kredit untuk nasabah.
b.      Kurs Rupiah terhadap USD, GBP, dan JPY
Kurs rupiah terhadap USD, GBP dan JPY merupakan variabel bebas. USD dan GDP merupakan nilai tukar 1 mata uang Amerika Serikat dan Inggris terhadap rupiah , sedangkan JPY merupakan nilai tukar 100 mata uang Jepang merupakan variabel bebas.
c.       Suku  bunga dan Inflasi di Indonesia, Amerika Serikat, Inggris dan Jepang.
Suku bunga yang dikeluarkan oleh bank sentral masing-masing Negara akan dikurangi  dengan inflasi pada masing-masing Negara sehingga diperoleh suku bunga riil. Suku bunga riil di Indonesia ,Amerika Serikat, Inggris dan Jepang merupakan variabel bebas.
  1. Tipe Data
Data yang akan diteliti merupakan data sekunder yang dikumpulkan berupa data runtun waktu(series time). Data-data tersebut diterbitkan secara berkala oleh Bank Indonesia dalam bentuk bulletin dan laporan triwulan atau tahunan, dengan demikian keabsahan data tersebut merupakan tanggung jawab lembaga tersebut.

Objek Penelitian
Objek penelitian dalam penulisan ini adalah Bank Mandiri.
Periode Penelitian
Data yang digunakan merupakan data triwulan dari triwulan IV 2000 sampai dengan triwulan II 2008.
Variabel Penelitian Dan Model Penelitian
Tabel 3.1
                                                                Variabel Penelitian
Variabel
Keterangan
Jenis
Notasi
Y1
Cadangan primer
Variabel terikat I
YCP
Y2
Kredit untuk nasabah
Variabel terikat II
YKUN
X1
Nilai tukar rupiah terhadap USD
Variabel bebas I
XUSD
X2
Nilai tukar rupiah terhadap GBP
Variabel bebas II
XGBP
X3
Nilai tukar rupiah terhadap JPY
Variabel bebas III
XJPY
X4
Suku bunga riil Indonesia
Variabel bebas IV
XSBIN
X5
Suku bunga riil Amerika Serikat
Variabel bebas V
XSBAS
X6
Suku bunga riil Inggris
Variabel bebas VI
XSBIG
X7
Suku bunga riil Jepang
Variabel bebas VII
XBSJP

Dari tabel diatas maka akan diperoleh model penelitian sebagai berikut :
a.       YCP = a+ bXUSD+bXJPY+bXSBIN+bXSBAS+bXSBIG+bXSBJP+ ε
b.      YKUN=  a+ bXUSD+bXJPY+bXSBIN+bXSBAS+bXSBIG+bXSBJP+ ε

Alat Yang Digunakan
Alat bantu yang digunakan untuk mencari keterkaitan diantara variabel-variabel tersebut diatas adalah peranti lunak atau software EViews 5.0 dan SPSS 13.0 for windows. EViews dan SPSS merupakan peranti lunak atau software yang berbasis windows yang digunakan untuk menganalisa data statistic agar dapat diolah, ditampilkan, dan dimanipulasi sehingga dapat menyajikan suatu informasi sesuai kehendak pengguna. Angka 5.0 dan 13.0 merupakan nomor versi dari EViews dan SPSS.

Model Analisis
 Untuk mencari keterkaitan antara variabel yang tercakup dalam penelitian ini, penulis menggunakan analisis regresi linier dengan metode kuadrat terkecil. Analisis regresi bertujuan untuk mengetahui koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan koefisien regresi. Selanjutnya penulis melakukan pengujian hipotesi yaitu pengujian hipotesi secara parsial menggunakan t test dan pengujian hiportesis secara simultan menggunakan F test.
Didalam persamaan regresi linier terdapat perbedaan antara Y hasil observasi yang diperoleh dari data sampel dari nilai Y sebenarnya, perbedaan inilah yang disebut dengan kesalahan pengganggu atau eror atau residual. Semakin kecil nilai kesalahan pengganggu semakin valid nilai Y hasil observasi untuk meramalkan nilai Y populasi. Beberapa  buku melambangkan kesalahan pengganggu dengan U dan ada juga dengan  ε. Dengan adanya kesalahan pengganggu tersebut, maka terdapat beberapa asumsi dalam analisi regresi dengan metode kuadrat terkecil, sehingga estimasi yang dihasilkan bersifat BLUE. Asumsi-asumsi tersebut diantaranya adalah asumsi normalitas, asumsi autokolerasi, asumsi homokedastiditas, dan asumsi multikolineritas.

  1. RENCANA BIAYA PENELITIAN
Penelitian ini merupakan penelitian karya ilmiah untuk memenuhi syarat guna memperoleh gelar sarjana pada universitas Gunadarma, maka semua biaya penelitian ditanggung oleh penulis.

  1. JADWAL WAKTU PENELITIAN
1.      Minggu I : Persiapan.
2.      Minggu II-IV : Pengumpulan data, pengolahan dan analisis data secara garis besar.
3.      Minggu V-IX: Penyusunan laporan draf, mulai dari BAB I sampai dengan BAB V.
4.      Minggu X-XII : Laporan akhir
  1. DAFTAR PUSTAKA
  1. Jhon Hendri, 2009, “Pengaruh Nilai Tukar Rupiah Dan Suku Bunga Riil Terhadap Cadangan Primer Dan Kredit Untuk Nasabah Bank Mandiri”. Tesis Universitas Gunadarma, Jakarta.

CATATAN:
Proposal penelitian ini hanyalah suatu contoh, kepada mahasiwsa diharapkan untuk membuat proposal penelitian yang relevan dengan mata kuliah Riset Pemasaran.
  


Sumber:



Nama  : Sartika
Kelas  :  3KA39
NPM  :  16111625

0 komentar:

Poskan Komentar